50 Titik LPJU Bakal Terangi Desa-desa di Sebulu Kukar Tahun 2025

Kasi Kesra Kecamatan Sebulu, Nurul Yakin. (Foto: Istimewa)

KUTAI KARTANEGARA- Permasalahan penerangan jalan yang kerap menjadi kendala keamanan dan kenyamanan masyarakat akan segera teratasi. Pada tahun 2025, sebanyak 50 titik Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) direncanakan akan terpasang di desa-desa yang tersebar di wilayah Sebulu

Kepala Seksi Kesra Kecamatan Sebulu Nurul Yakin mengatakan bahwa infrastruktur, khususnya penerangan jalan, memang masih menjadi hambatan utama di banyak desa di Sebulu.

Oleh karena itu, Kecamatan Sebulu Kutai Kartanegara terus berupaya agar permasalahan penerangan jalan di daerahnya dapat teratasi sehingga menciptakan keamanan untuk masyarakat setempat.

“Kami mengupayakan pemerataan LPJU disetiap desa,”katanya Kamis (6/03/2025)

Pemasangan LPJU ini akan dilakukan secara bertahap, karena keterbatasan anggaran menjadi alasan utama pemasangan LPJU ini.

“Anggaran kita terbatas, pemasangan harus dilakukan sedikit demi sedikit,”terangnya.

Namun, ia memastikan bahwa untuk tahun 2025, prioritas akan diberikan pada pemasangan 50 titik LPJU di beberapa desa yang sudah ditentukan.

“Beberapa desa mendapat jatah 50 titik tahun ini,”sebutnya.

Penerangan jalan yang memadai diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan mengurangi angka kejahatan di malam hari.

Tak hanya fokus pada penerangan jalan, Kecamatan Sebulu juga memiliki rencana penting lainnya di tahun 2025 yakni Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Sebulu Ulu yang saat ini tengah dalam tahap perencanaan.

TPA ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk pengelolaan sampah yang lebih baik di masa mendatang

Untuk mencari lokasi pembangunan TPA, pihak kecamatan akan berkoordinasi erat dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutai Kartanegara untuk memastikan lokasi yang dipilih tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

“Kita masih mencari lokasi yang tepat. Lokasi TPA ini harus benar-benar bisa berfungsi baik dan tidak mengganggu masyarakat setempat setelah dibangun,”pungkasnya. (Asu/ADV Diskominfo Kukar)

Exit mobile version