Kekurangan Guru di Kembang Janggut, Sejumlah Kepala Sekolah Masih Rangkap Jabatan

Plt Camat Kembang Janggut, Suhartono. (Foto: Asu/redaksi)

KUTAI KARTANEGARA – Sektor pendidikan di Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), masih dihadapkan pada keterbatasan tenaga pendidik. Kondisi tersebut membuat sejumlah kepala sekolah terpaksa merangkap jabatan di lebih dari satu sekolah.

Plt Camat Kembang Janggut, Suhartono, mengungkapkan bahwa kekurangan tenaga pengajar menjadi persoalan utama yang berdampak langsung terhadap efektivitas kegiatan belajar mengajar.

Menurutnya, masih ada sekolah yang belum memiliki kepala sekolah definitif sehingga harus dirangkap oleh pimpinan sekolah lain.

“Masih ada kepala sekolah yang merangkap di beberapa sekolah, dan itu harus segera dilengkapi,” ujarnya. Selasa (15/7/2025)

Ia menjelaskan, keterbatasan guru di wilayahnya tidak hanya terjadi pada jenjang sekolah dasar, tetapi juga pada tingkat menengah pertama.

Situasi ini turut mempengaruhi pemerataan kualitas pendidikan di Kembang Janggut, terutama di desa-desa dengan jarak tempuh yang jauh dari pusat kecamatan.

Suhartono berharap pemerintah daerah dapat menambah formasi guru dan kepala sekolah baru pada tahun 2026.

Penambahan tenaga pendidik dianggap penting untuk memperkuat mutu pembelajaran sekaligus meringankan beban administrasi dan pengawasan sekolah.

“Kami berharap kekurangan tenaga guru dan kepala sekolah dapat segera diatasi agar proses belajar mengajar berjalan lebih optimal,” katanya.

Ia menambahkan, sektor pendidikan menjadi salah satu fokus utama pemerintah kecamatan dalam rencana kerja 2026. Langkah ini diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah Kembang Janggut. (Asu/ADV Diskominfo Kukar)

Exit mobile version