KUTAI KATANEGARA – Sejumlah wilayah di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) masih menghadapi persoalan minimnya lampu penerangan jalan umum (LPJU). Kondisi ini tak hanya mengurangi kenyamanan pengguna jalan, tapi juga berpotensi menimbulkan kerawanan kecelakaan dan tindak kriminalitas.
LPJU sendiri merupakan bagian dari layanan dasar yang mestinya dirasakan masyarakat secara merata. Karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar melalui perangkat daerah terkait menaruh perhatian khusus terhadap kebutuhan penerangan jalan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar, Junaidi, menyebut pembangunan LPJU kini menjadi salah satu program prioritas. Pihaknya menilai, keberadaan LPJU sangat penting untuk menjamin rasa aman, keselamatan, sekaligus kenyamanan pengguna jalan di seluruh kecamatan.
“LPJU ini memang masuk pelayanan dasar masyarakat. Pemerintah daerah berkomitmen memperluas jangkauan agar tidak ada lagi kawasan yang minim penerangan,” kata Junaidi kepada awak media, Jumat (25/4/2025).
Menurutnya, permasalahan minim LPJU masih ditemukan di berbagai titik, salah satunya di Kecamatan Loa Kulu. Warga kerap mengeluhkan kondisi jalan yang gelap saat malam hari, terutama di kawasan padat lalu lintas maupun jalur penghubung antarwilayah.
“Loa Kulu ini salah satu kawasan yang akan kita prioritaskan. Karena jalurnya juga menjadi penghubung utama antarwilayah dan tingkat aktivitas masyarakat di sana cukup tinggi,” jelasnya.
Pemkab menilai, keberadaan LPJU bukan hanya urusan penerangan, tapi juga berdampak pada penguatan rasa aman masyarakat. Dengan adanya penerangan yang memadai, potensi tindak kriminal dan angka kecelakaan lalu lintas di malam hari dapat ditekan.
Selain Loa Kulu, wilayah lain di Kukar juga akan mendapatkan perhatian yang sama. Pemerintah berjanji, pembangunan LPJU akan dilakukan secara bertahap agar masyarakat di seluruh kecamatan bisa merasakan manfaatnya secara merata.
“Insyaallah semua akan kita usahakan bertahap. Pemkab terus mencari solusi agar pelayanan dasar ini bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kukar,” pungkas Junaidi. (Asu/ADV Diskominfo Kukar)



