PSU Mahulu Berjalan Kondusif, Ekti Imanuel Dorong Sinergi Pembangunan

Ekti Imanuel wakil ketua DPRD Kaltim. (Foto: Asu/Redaksi)

MAHAKAM ULU- Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Mahakam Ulu pada 24 Mei 2025 berlangsung aman, tertib, dan menunjukkan tingginya partisipasi publik.

Lebih dari 20 ribu suara sah terkumpul di 77 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di lima kecamatan, menandakan antusiasme warga dalam proses demokrasi di wilayah perbatasan Kalimantan Timur tersebut.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur Ekti Imanuel, menyampaikan apresiasinya terhadap jalannya PSU yang dinilainya berlangsung damai dan penuh partisipasi. Ia juga mengapresiasi masyarakat Mahakam Ulu yang tetap menjaga kondusivitas serta semangat berdemokrasi.

“PSU berlangsung damai dan penuh partisipasi. Untuk hasil sementara, pasangan Angela Idang Belawan–Suhuk unggul. Tapi tentu kita tetap menunggu penetapan resmi dari KPU,” katanya belum lama ini.

Wakil rakyat dapil Kutai Barat–Mahakam Ulu itu menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur guna mempercepat pembangunan daerah.

Lemahnya koordinasi selama ini menjadi kendala dalam pelaksanaan sejumlah program provinsi di kabupaten.

“Contoh sederhana, bantuan pupuk dari provinsi. Tanpa kesiapan data CPCL dari kabupaten, maka program tidak bisa berjalan. Ini bukti nyata bahwa komunikasi antarlembaga sangat penting,” jelas Ekti.

Pemimpin yang terpilih melalui PSU kali ini diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan provinsi, mengingat kondisi geografis Mahakam Ulu yang cukup terisolasi.

Ekti juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut mengawal proses pasca-PSU serta mendukung kepemimpinan yang lahir secara demokratis. Ia menekankan pentingnya distribusi pembangunan yang adil dan merata agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Mahakam Ulu.

“Pemerintah kabupaten harus proaktif. Jangan tertutup. Kalau ingin program pembangunan berjalan lancar, ya harus mau bersinergi dengan Pemprov Kaltim. Itu kuncinya,” pungkasnya. (Asu/ADV*)

Exit mobile version