SAMARINDA – DPRD Kaltim menuntut investigasi netral dan terbuka terkait longsor di Desa Batuah, Kukar. Wakil Ketua Komisi III, Reza Fachlevi, menegaskan bahwa penyelidikan tak boleh dipengaruhi kepentingan mana pun, menyusul dugaan keterlibatan tambang PT BSSR.
“Ini soal kepercayaan publik. Prosesnya harus transparan dan tidak memihak,” kata Reza usai meninjau lokasi, Selasa (24/6/2025).
Meski kajian akademik menyebut faktor alam sebagai penyebab, warga tetap menuding aktivitas tambang. Karena itu, Reza mendorong agar Inspektur Tambang dari pusat turut terlibat demi objektivitas.
Dinas ESDM menyatakan investigasi teknis masih menunggu izin pusat, sementara tuntutan warga meliputi kompensasi, relokasi, dan kejelasan penyebab bencana.
Pihak perusahaan membantah tudingan, namun menyatakan siap mendukung investigasi.
“Tanpa keterbukaan, kegelisahan warga tidak akan reda. DPRD hadir untuk memastikan keadilan,” tegas Reza. (Sam/ADV*)



