Di Bawah Hujan, Semangat Serka Pujo Tak Pernah Padam untuk Jembatan  Warga Lok Bahu

Serka Pujo tak sekedar mengawasi berjalannya proyek Jembatan juga turut memastikan kualitas pengerjaan sembari membatu para pekerja. (Foto: Sam/redaksi)

SAMARINDA – Rintik hujan yang turun membasahi Jalan M. Said Gang Melati RT 15, Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, tak menyurutkan langkah Serka Pujo Santoso. Dengan seragam yang mulai basah dan sepatu yang menapak di tanah berlumpur, Babinsa ini tetap berdiri bersama warga, memastikan satu demi satu proses pembangunan berjalan sebagaimana mestinya.

Bagi masyarakat setempat, Serka Pujo bukan hanya sosok aparat yang bertugas menjaga keamanan wilayah. Lebih dari itu, ia telah menjadi bagian dari denyut kehidupan warga—hadir saat dibutuhkan, mendengar keluhan, sekaligus menjadi jembatan antara masyarakat dan program pemerintah.

Di tengah cuaca yang kurang bersahabat, semangat Serka Pujo justru terlihat semakin menyala. Ia turun langsung mendampingi pelaksanaan program pembangunan Jembatan Beton Garuda Merah Putih, sebuah inisiatif yang menjadi bagian dari program Kementerian Pertahanan untuk mendukung pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan konektivitas masyarakat.

Bagi warga Gang Melati, pembangunan jembatan ini bukan sekadar proyek fisik. Jembatan tersebut adalah harapan baru. Selama ini, akses yang terbatas kerap menyulitkan aktivitas sehari-hari, terutama saat musim hujan ketika jalur menjadi licin dan sulit dilalui.

“Kalau hujan deras, warga sering khawatir saat melintas. Dengan adanya pembangunan jembatan beton ini, tentu sangat membantu,” ujar Nur Wasiah warga yang bermukim dekat Jembatan yang sedang dibangun.

Di sela aktivitas pembangunan, Serka Pujo tampak tak segan berbaur dengan warga. Ia ikut memantau, berdiskusi, bahkan memberi semangat kepada masyarakat yang turut bergotong royong. Baginya, pembangunan bukan hanya tentang berdirinya bangunan kokoh, tetapi juga bagaimana kebersamaan antara aparat dan warga dapat terus terjalin.

Dedikasi seperti inilah yang membuat kehadiran Babinsa terasa dekat di hati masyarakat. Dalam diam dan kesederhanaannya, Serka Pujo menunjukkan bahwa pengabdian tak selalu harus ditunjukkan lewat hal besar. Kadang, cukup dengan hadir di tengah hujan, menemani masyarakat membangun jalan menuju masa depan yang lebih baik.

Jembatan Garuda Merah Putih mungkin kelak akan berdiri kokoh sebagai infrastruktur. Namun bagi warga Lok Bahu, ada nilai yang lebih kuat tertanam di sana: semangat gotong royong, kepedulian, dan pengabdian tanpa henti dari seorang Babinsa bernama Serka Pujo Santoso. (Sam/red)

Exit mobile version