“Framing Jahat” di Tengah Polemik Hak Angket, Fuad Fakhruddin Siapkan Langkah Hukum

Fuat Fakhuddin anggota DPRD Kaltim fraksi Gerindra. (Foto: Tim Redaksi)

SAMARINDA – Dinamika politik di DPRD Kalimantan Timur pasca pembahasan hak angket belum menunjukkan tanda mereda. Setelah adu argumentasi antara Akhmed Reza Fahlevi dan Syahariah Mas’ud dalam rapat konsultasi pimpinan, kini muncul isu baru yang menyeret nama Fuad Fakhruddin.

Fuad dikabarkan menyebut sikap Reza Fahlevi dalam forum tersebut sebagai bentuk “cari panggung”. Namun tudingan itu langsung dibantah tegas oleh Fuad.

“Framing jahat, itu semua tidak benar,” ujar Fuad saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp, Kamis (7/5/2026).

Selain isu politik, namanya juga dikaitkan dengan dugaan penerimaan program Gratispol dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui perusahaan yang dipimpinnya, PT Tisaga Nurkhotimah.
Fuad memastikan informasi tersebut tidak sesuai fakta.

“Silakan diperiksa, kami tidak pernah menerima program Gratispol,” tegasnya.

Merasa nama baiknya dicemarkan, Fuad memastikan akan membawa persoalan tersebut ke ranah hukum.

“Saat ini dokumen dan kuasa hukum sudah kami siapkan,” tutupnya. (Sam/red)

Exit mobile version