KUTAI KARTANEGARA — Menjelang Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah/2025 Masehi, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat. Tahun ini, ratusan ekor sapi disiapkan untuk disalurkan ke berbagai wilayah, dengan fokus pemerataan agar manfaat kurban benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan warga.
Program bantuan hewan kurban ini sudah menjadi agenda rutin Pemkab Kukar setiap menjelang Iduladha. Namun, ada hal berbeda di tahun ini. Pemerintah daerah menekankan distribusi ke masjid, mushola, maupun langgar yang selama ini belum pernah menerima bantuan serupa.
“Sebanyak 152 ekor sapi akan disalurkan Pemkab Kukar pada Iduladha tahun ini,” kata Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kukar, Dendy Irwan Fahriza, Selasa (6/5/2025).
Dendy menjelaskan, pendistribusian dilakukan berdasarkan pendataan dari kecamatan hingga ke desa-desa. Usulan masyarakat juga menjadi bahan pertimbangan agar bantuan hewan kurban benar-benar menyentuh wilayah yang membutuhkan.
“Diprioritaskan untuk masjid, langgar, mushola yang belum pernah atau tidak ada mengelola bantuan sapi kurban,” tambahnya.
Pemkab Kukar menilai, bantuan hewan kurban bukan sekadar dukungan pelaksanaan ibadah tahunan, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat solidaritas sosial. Dengan daging kurban yang dibagikan secara merata, masyarakat yang kurang mampu diharapkan turut merasakan keberkahan Iduladha.
Dari sisi pelaksanaan, Dendy memastikan seluruh proses penyaluran sapi kurban sudah terjadwal. Penyaluran akan dimulai beberapa hari sebelum Iduladha, agar panitia kurban di tempat ibadah memiliki waktu cukup untuk persiapan penyembelihan dan pembagian daging.
“Penyaluran insyaallah seminggu sebelum Iduladha, sehingga pihak penerima bisa menyiapkan teknis pelaksanaannya,” ujarnya.
Bagi Pemkab Kukar, program ini menjadi bagian dari komitmen dalam memeratakan kesejahteraan umat. Tidak hanya soal bantuan fisik berupa hewan kurban, tetapi juga menghadirkan rasa keadilan bagi tempat ibadah yang sebelumnya belum pernah tersentuh bantuan.
Kebijakan ini disambut positif oleh masyarakat. Sejumlah pengurus masjid menyebut langkah Pemkab Kukar sebagai bentuk perhatian nyata terhadap pemerataan. Selain mempermudah pelaksanaan ibadah kurban, bantuan juga membantu meringankan beban jamaah yang selama ini harus mengumpulkan dana sendiri.
Dengan distribusi yang lebih terarah, Pemkab Kukar berharap suasana Iduladha tahun ini tidak hanya penuh khidmat, tetapi juga kian memperkuat semangat berbagi dan gotong royong di tengah masyarakat. (Asu/ADV Diskominfo Kukar)



