Putus Cinta Berujung Petaka, Mahasiswi Ditembak Mantan Kekasih

Pelaku MZ saat diamankan tim reskrim Polsek Samarinda Ulu. (Foto: Istimewa)

SAMARINDA – Keputusan seorang mahasiswi berinisial LA (20) untuk mengakhiri hubungan asmara demi fokus kuliah berujung petaka. Perempuan asal Sebulu, Kutai Kartanegara itu menjadi korban penembakan menggunakan senapan angin yang diduga dilakukan mantan kekasihnya, MZ (22), di kawasan Perumahan Graha Indah, Jalan Pangeran Suryanata, Samarinda Ulu, Jumat (12/6) malam.

Korban mengalami luka di bagian kepala dan sempat menjalani perawatan di rumah sakit. Beruntung, kondisinya kini telah membaik.

Kapolsek Samarinda Ulu, AKP Asriadi mengungkapkan motif pelaku dilatarbelakangi rasa sakit hati setelah korban meminta mengakhiri hubungan untuk fokus pada pendidikan.

“Korban meminta putus karena ingin fokus kuliah. Namun pelaku tidak menerima keputusan tersebut dan ada ucapan korban yang membuat pelaku sakit hati,” ujarnya, Minggu (14/6).

Menurutnya, terdapat unsur kesengajaan dalam aksi tersebut. Pelaku bahkan diduga telah mempersiapkan rencananya dengan meminjam senapan angin milik temannya dengan alasan hendak berburu.

“Dia meminjam senapan angin temannya, lalu menuju rumah korban dan mencari posisi yang tepat untuk melakukan aksinya,” ungkapnya

Lanjut Asriadi mengatakan pelaku berhasil diamankan kurang dari 1×24 jam setelah kejadian. Penangkapan dilakukan di wilayah Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara, setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan dan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi.

“Pelaku kami amankan beberapa jam setelah kejadian dan saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” kata Asriadi.

Atas perbuatannya, MZ dijerat Pasal 466 KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang penganiayaan berat dan kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. (Sam/red)

Exit mobile version