KUTAI KARTANEGARA- Pemerintah Kecamatan Tenggarong terus berupaya merealisasikan pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) sebagai langkah strategis untuk menciptakan lingkungan yang lebih cerah, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Pada 2025 ini, sebanyak 500 titik LPJU direncanakan akan dipasang secara bertahap, menjangkau berbagai lokasi yang sebelumnya minim penerangan.
Program ini merupakan bagian integral dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) untuk menerangi kampung yang juga mencakup pemanfaatan Lampu Bertenaga Surya (LBC) di wilayah yang belum memiliki akses jaringan listrik konvensional.
Camat Tenggarong, Sukono, mengatakan proses pemasangan masih berjalan dan tidak bisa dilakukan sekaligus karena keterbatasan waktu serta tenaga teknis di lapangan.
“Namanya pemasangan itu kan proses, dalam sehari paling lima sampai sepuluh titik. Tapi insya Allah akan terus berjalan,” ujar Sukono, 28 Juni 2025
Proses pemasangan berjalan secara kontinyu, menunjukkan keseriusan pihak kecamatan dalam menuntaskan target 500 titik penerangan tersebut. Pemasangan LPJU ini diprioritaskan pada area-area yang tingkat penerangannya masih sangat rendah.
Salah satu kawasan yang menjadi perhatian utama adalah Rapak Lambur yang saat ini kondisinya terpantau cukup gelap saat malam hari.
“Contohnya Rapak Lambur, tadi saat masuk memang agak gelap. Mudah-mudahan ini bisa segera ditindaklanjuti,” katanya.
Program ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) dalam menerangi kampung, termasuk melalui penggunaan Lampu Bertenaga Surya (LBC) untuk wilayah yang belum terjangkau jaringan listrik konvensional.
Sukono menambahkan, meski Kecamatan Tenggarong relatif aman, tetap ada titik-titik yang tergolong sepi dan membutuhkan penerangan tambahan guna mengurangi potensi kerawanan.
“Daerah rawan itu maksudnya bukan rawan kejahatan, tapi lebih ke daerah sepi dan gelap yang bisa menimbulkan rasa takut. Alhamdulillah selama ini kondisinya masih aman,” pungkasnya (Asu/ADV Diskominfo Kukar)



