SAMARINDA- Maraknya penggunaan media sosial bagi remaja di masyarakat menjadi perhatian serius untuk pemerintah daerah, orang tua dan tenaga pendidik di masing-masing sekolah.
Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim Darlis Pattalongi, menyoroti pentingnya peningkatan mitigasi dan edukasi dari berbagai pihak agar generasi muda lebih bijak dalam bermedia sosial. Menurutnya, tanggung jawab ini bukan hanya diemban oleh orang tua, melainkan juga oleh pemerintah dan institusi pendidikan.
“Pemerintah sebagai pemangku kepentingan di dunia pendidikan harus selalu senantiasa meningkatkan mitigasi kepada para putra-putri kita dalam penggunaan handphone, agar lebih bijak bermedia sosial,” katanya di Gedung B DPRD Kaltim, Rabu 28 Mei 2025.
Lebih lanjut, Darlis menekankan bahwa upaya ini harus dilakukan secara komprehensif, melibatkan berbagai elemen masyarakat.
“Jadi bukan hanya para orang tua tapi termasuk pemerintah, jajaran sekolah dan sebagainya,” jelasnya.
Menurut Darlis, dalam pembentukan karakter anak dan pengawasan bermedia sosial ini, peran orang tua sangat krusial dalam mengontrol penggunaan media sosial oleh anak-anak mereka, karena orang tua merupakan pemegang kontrol utama bagi anak.
“Bagaimanapun orang tua sebagai pintu utama pendidikan anak-anak kita. Maka harus lebih meningkatkan kepedulian, untuk lebih mengontrol putra-putrinya bermedia sosial,”ujarnya.
Ia melihat bahwa sebagian besar waktu anak-anak dihabiskan di rumah, sehingga pengawasan orang tua menjadi sangat vital.
“Karena bagaimana pun juga waktu yang ada pada anak kita banyak di rumah jadi orang tua kita gak boleh abai bagaimana mengontrol putra-putrinya dalam bermedia sosial tersebut,” pungkasnya. (Asu/ADV*)



