SAMARINDA- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) melihat jalur Jongkang Loa Lepu Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, sangat strategis jika difungsikan sebagai tempat berjualan pelaku UMKM. Dengan begitu maka otomatis dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
Salahuddin mengusulkan agar dilakukan sebagai tempat pusat kuliner di sepanjang jalur Jongkang Lepu Kukar yang selalu ramai dilintasi kendaraan baik roda dua maupun empat. Hal ini sebagai langkah mengembangkan ekonomi lokal.
“Frekuensi kendaraan di jalur ini luar biasa, Loa Lepu sangat potensial untuk membangun pusat kuliner yang dapat menjadi titik sehingga sekaligus peluang UMKM,” katanya, Senin (14/7/2025)
Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini mengatakan langkah-langkah yang perlu diambil yakni penataan ruang publik dan dorongan nyata bagi pertumbuhan usaha kecil.
Dengan di fungsikan tempat ini sebagai pusat kuliner tidak hanya berdampak pada perekonomian namun juga pemerataan pembangunan di Kukar terlihat semakin nyata.
Kawasan itu dinilai Salahuddin konektivitasnya serta mobilisasi warga sangat baik, sehingga membuka peluang bagi pelaku UMKM lokal untuk berkembang serta menambah tenaga kerja lokal sekaligus menarik wisatawan dari luar daerah.
“Saatnya pemerintah daerah segera melakukan pemetaan rencana pembangunan pusat kuliner yang layak dan sustainable,” ucapnya.
Salahuddin berharap bahwa konsep ini dapat terealisasikan. Untuk mendorong tercapainya rencana tersebut diperlukan kolaborasi lintas sektor yakni Desa, Pemerintah kabupaten dan Provinsi serta pelaku UMKM.
“Ini saatnya pemda merespon dan merencanakan aksi nyata agar potensi ini tidak hanya jadi wacana,” pungkasnya. (Asu/ADV*)



