Menyusuri Surga Bahari Berau, Jurnalis Kaltim Angkat Potensi Wisata dan UMKM Lokal

Jurnalis trip Kaltim eksplorasi potensi wisata dan UMKM di Berau untuk tingkatkan Kunjungan wisatawan. (Foto: Asu/redaksi)

BERAU – Keindahan alam yang dimiliki Kabupaten Berau kembali menjadi sorotan. Kali ini, puluhan jurnalis dari berbagai media di Kalimantan Timur turun langsung menjelajahi sejumlah destinasi unggulan melalui program Jurnalis Trip Kaltim 2026 bertajuk Exploring Kabupaten Berau.

Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi perjalanan wisata biasa. Para insan pers diajak melihat secara dekat potensi besar yang dimiliki Kabupaten Berau, mulai dari sektor pariwisata, ekonomi kreatif, hingga kehidupan masyarakat pesisir yang selama ini menjadi bagian penting dalam pengembangan daerah.

Ketua Panitia Jurnalis Trip Kaltim, Yani, mengatakan program ini dirancang agar para jurnalis memperoleh pengalaman langsung di lapangan sehingga mampu menyajikan informasi yang lebih mendalam kepada masyarakat.

Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada khalayak luas. Melalui karya jurnalistik yang lahir dari pengalaman nyata, promosi wisata dan ekonomi lokal dapat dilakukan secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Dalam perjalanan tersebut, para peserta mengunjungi empat destinasi bahari andalan Berau yang telah dikenal hingga tingkat internasional, yakni Pulau Maratua, Pulau Kakaban, Pulau Derawan, dan Pulau Sangalaki. Setiap pulau menyuguhkan pesona berbeda, mulai dari pasir putih yang membentang, laut berwarna biru jernih, hingga kekayaan biota bawah laut yang menjadi daya tarik utama wisatawan.

Tidak hanya menikmati panorama alam, rombongan juga berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat untuk melihat bagaimana sektor pariwisata memberikan dampak terhadap kehidupan ekonomi warga.

Perhatian khusus tertuju pada berbagai pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terus berkembang di kawasan pesisir. Salah satunya Kelompok Mentarai Bohesilian yang aktif mengolah dan mengembangkan produk berbasis potensi lokal sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Eksplorasi juga berlanjut ke sektor kuliner khas Berau. Para jurnalis berkesempatan mencicipi beragam hidangan tradisional yang menjadi identitas daerah, seperti olahan kepiting rajungan, Tehe-Tehe yang berbahan dasar bulu babi, hingga Balelo yang telah lama menjadi bagian dari warisan kuliner masyarakat pesisir.

Pengalaman tersebut memberikan gambaran bahwa kekuatan Berau tidak hanya terletak pada keindahan alamnya, tetapi juga pada kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat dalam mengelola sumber daya lokal menjadi produk bernilai ekonomi.

Selain itu, para peserta turut menikmati keindahan ekosistem bawah laut yang selama ini menjadikan Berau sebagai salah satu destinasi penyelaman terbaik di Indonesia. Kawasan Derawan dan Sangalaki dikenal sebagai habitat penting bagi penyu hijau dan penyu sisik, sekaligus memiliki keanekaragaman terumbu karang yang masih terjaga.

Melalui kegiatan ini, para jurnalis diharapkan dapat menjadi jembatan informasi yang mampu memperkenalkan potensi Berau kepada masyarakat yang lebih luas. Sinergi antara media, pelaku wisata, dan masyarakat diyakini dapat menjadi kekuatan besar dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus memperkuat ekonomi lokal.

Dengan kekayaan alam, budaya, kuliner, serta geliat UMKM yang terus berkembang, Kabupaten Berau dinilai memiliki modal kuat untuk semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu destinasi unggulan Kalimantan Timur yang berdaya saing dan berkelanjutan. (Asu/Sam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *