Disdikbud Kukar Sebar Ratusan PPPK untuk Perkuat Pendidikan di Seluruh Kecamatan

Plt Sekretaris Disdikbud Kukar, Joko Sampurno. (Foto: istimewa)

KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mengambil langkah strategis untuk memperkuat mutu pendidikan di seluruh kecamatan.

Ratusan tenaga pendidik dan tenaga teknis hasil rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I kini telah disebar ke 20 kecamatan, guna memastikan setiap sekolah memiliki staf yang memadai.

Plt Sekretaris Disdikbud Kukar, Joko Sampurno, menjelaskan bahwa total P3K yang ditempatkan berjumlah 989 orang, terdiri dari 441 tenaga guru dan 548 tenaga teknis.

Penempatan ini dilakukan berdasarkan analisis kebutuhan riil di sekolah masing-masing, baik dari segi jumlah rombongan belajar, jam pelajaran, maupun kualifikasi guru.

“Distribusi ini bukan sekadar pengisian formasi, tetapi bagian dari upaya kami untuk memastikan kualitas belajar di setiap sekolah meningkat. Semua siswa berhak mendapatkan pengajar yang memadai dan fasilitas yang mendukung,” ujar Joko Rabu (28/5/2025).

Menurutnya, tenaga teknis akan menempati unit kerja sesuai keahlian mereka, sedangkan tenaga guru disesuaikan dengan kebutuhan mata pelajaran dan jam mengajar di sekolah. Sistem ini bertujuan agar setiap sekolah, dari SD hingga SMP, memiliki dukungan staf yang seimbang dan sesuai kebutuhan operasional.

Dengan distribusi yang merata, diharapkan sekolah-sekolah yang sebelumnya kekurangan guru kini bisa melaksanakan proses belajar mengajar secara lebih efektif.

Hal ini juga diharapkan berdampak pada meningkatnya mutu pendidikan, karena guru dapat fokus mengajar sesuai bidangnya, dan tenaga teknis mendukung kelancaran administrasi serta sarana belajar.

“Kami menargetkan pemerataan ini akan memberikan efek langsung pada kualitas pendidikan, sekaligus memperkuat manajemen sekolah di setiap kecamatan,” tambah Joko.

Langkah ini sejalan dengan visi Pemkab Kukar untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang berkesinambungan dan merata, sehingga setiap anak di Kukar mendapatkan kesempatan belajar yang sama, tanpa terkendala keterbatasan guru atau staf pendukung.

“Dengan guru dan tenaga teknis yang mencukupi, sekolah bisa berfokus pada peningkatan kualitas belajar, bukan sekadar menutupi kekurangan staf. Ini sangat penting untuk masa depan pendidikan di Kukar,” pungkas Joko. (Asu/ADV Diskominfo Kukar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *