KUTAI KARTANEGARA- Dalam upaya memajukan sumber daya manusia (SDM) di Kalimantan Timur (Kaltim). SMKN 2 Kutai Kartanegara membuka jurusan industri perkopian. Jurusan ini muncul melihat tingginya minat masyarakat dalam mengonsumsi minuman berkafein.
Melihat peluang kemajuan ekonomi dan industri daerah, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar mulai menyusun rencana memberikan pelatihan dan sertifikasi khusus di bidang pengolahan dan penjualan kopi.
Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar Dery Wardhana mengatakan bahwa pelatihan ini ditujukan untuk menciptakan sumber daya manusia yang kompeten dan tersertifikasi dalam rantai industri kopi, mulai dari menanam, mengolah, hingga mencicipi kopi.
Dengan adanya sertifikasi ini menjadi bekal persaingan di masa akan datang dan menjadi nilai tambah karena untuk saat ini di Benua Etam tersebut belum memiliki penilaian bersertifikasi terhadap keterampilan tersebut.
“Kami sedang mempersiapkan ini agar siswa SMK yang belajar soal kopi bisa mendapatkan penilaian resmi dan standar,” katanya, Sabtu 10 Mei 2025
Oleh karena itu, dengan adanya jurusan perkopian dan pelatihan bersertifikasi dari Dispora Kukar yang menyasar kepada 50 siswa di SMKN 2 tersebut, menjadi peluang menciptakan pelaku-pelaku usaha yang terampil dalam menghidangkan dan meracik kopi. Pelatihan bersertifikasi ini direncanakan akan digelar palimg lambat 2026 mendatang.
“Kalau ada sumber daya manusia yang mumpuni tapi tidak ada asesor, ya sayang sekali. Maka dari itu, kami siapkan dari hulu ke hilir,” pungkasnya. (Asu/Adv Diskominfo Kukar)



