Baharuddin Muin Siap Kawal Perbaikan Infrastruktur dan Ketahanan Pangan di Babulu

Baharuddin Muin anggota DPRD Kaltim. (Foto: Istimewa)

PPU- Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur Baharuddin Muin menegaskan komitmennya dalam mengawal aspirasi masyarakat Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), sebagai daerah strategis penyangga ketahanan pangan provinsi.

Beragam kebutuhan dasar masyarakat Babulu menjadi perhatian utama legislator Fraksi Gerindra tersebut, mulai dari akses jalan, air bersih, pendidikan, hingga penguatan sektor pertanian yang dinilai memiliki potensi besar.

“Kalau saya, yang paling prioritas itu jalannya dulu, aksesnya dulu. Terutama jalan usaha tani. Di Babulu itu banyak wilayah pertanian yang butuh dukungan infrastruktur,” katanya, Senin (9/6)

Baharuddin memandang pembangunan jalan usaha tani sebagai syarat penting guna mengoptimalkan potensi pertanian lokal, mengingat Babulu memiliki wilayah pertanian yang luas dan produktif.

“Babulu itu wajib jadi penyangga ketahanan pangan ke depan. Irigasi dan bendungan Talaki itu sangat penting. Saya harapkan ini bisa didukung oleh pemerintah pusat,” ujarnya.

Meskipun demikian, Baharuddin bilang sampai saat ini belum terdapat pembahasan anggaran terkait proyek irigasi dan bendungan Talaki, baik dalam perubahan anggaran tahun berjalan maupun Rancangan APBD 2026, Baharuddin memastikan bahwa perjuangan tersebut akan terus disuarakan di forum resmi.

“Memang belum ada pembahasan, tapi otomatis akan kita perjuangkan. Ini dapil kita, jadi wajib hukumnya diperjuangkan,” tegasnya.

Di luar infrastruktur pertanian, ia juga mencatat berbagai aspirasi lain yang disampaikan masyarakat di daerah pemilihannya (Dapil) seperti layanan air bersih, pendidikan gratis, dan sistem kesehatan yang lebih memadai.

“Masyarakat inginnya jalanan mulus, air bersih lancar, pendidikan gratis, dan kesehatan yang terjamin. Ini semua menjadi bagian dari program utama yang harus terus kita kawal,” kata Baharuddin.

Kunjungan Menteri Pertanian ke Babulu menjadi angin segar bagi rencana pembangunan di kawasan tersebut. Ia berharap kehadiran pemerintah pusat tidak hanya menjadi simbolis, tetapi diikuti oleh realisasi program.

“Insya Allah ke depan akan ada bantuan dari Kementan. Kita kawal terus supaya realisasinya tidak sekadar wacana,” pungkasnya. (Asu/ADV*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *