Gemarikan Jadi Strategi Kukar Tekan Stunting Lewat Asupan Gizi Ikan

Muslik Kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Kukar. (Foto: Asu/Redaksi)

KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus menguatkan upaya pencegahan stunting dengan mendorong konsumsi ikan melalui program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Program ini dipandang sebagai strategi efektif untuk meningkatkan kualitas gizi keluarga sekaligus mendukung tumbuh kembang anak-anak.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar, Muslik, menyebutkan bahwa ikan merupakan sumber nutrisi yang sangat penting. Kandungan protein, omega-3, dan vitamin di dalamnya dinilai berperan besar dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama bagi anak usia dini.

“Ikan memiliki kandungan gizi yang luar biasa. Ini sangat dibutuhkan tubuh, khususnya dalam masa pertumbuhan. Karena itu, Gemarikan kami dorong sebagai langkah nyata untuk menurunkan angka stunting di Kukar,” ungkap Muslik, Senin (28/4/2025).

Ia menegaskan, keberhasilan program penurunan stunting tidak bisa hanya bertumpu pada penanganan medis. Asupan gizi seimbang menjadi pondasi utama agar anak-anak tumbuh sehat dan tidak mengalami hambatan perkembangan.

“Stunting bukan sekadar soal tinggi badan, tapi berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Dengan memperbanyak konsumsi ikan, kita membekali anak-anak dengan gizi terbaik sejak dini,” tambahnya.

DKP Kukar juga menaruh perhatian khusus pada kelompok rentan, terutama ibu hamil dan keluarga dengan balita. Melalui berbagai kegiatan penyuluhan, pihaknya berusaha membangun kesadaran tentang pentingnya gizi seimbang yang berbasis konsumsi ikan.

“Kami rutin turun ke lapangan. Tujuannya agar edukasi tidak hanya berhenti di tataran wacana, tapi langsung dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, Muslik menekankan pentingnya menjadikan Gemarikan sebagai gerakan kolektif. Bukan hanya tugas pemerintah, melainkan juga perlu dukungan seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan ikan sebagai sumber makanan utama di setiap rumah tangga.

“Kalau kesadaran ini sudah tertanam, maka upaya mencegah stunting akan jauh lebih mudah. Kita ingin memastikan anak-anak Kukar tumbuh sehat, cerdas, dan siap bersaing di masa depan,” tegas Muslik. (Asu/ADV Diskominfo Kukar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *