Lubang Menganga di Simpang Suryanata Ancam Keselamatan Pengendara, Respons Perbaikan Dinilai Lamban

Kondisi badan jalan yang terdapat lubang menganga di Jalan Suryanta Samarinda Ulu. (Foto: Sam)

SAMARINDA – Kondisi jalan berlubang di persimpangan Jalan Pangeran Suryanata, Kecamatan Samarinda Ulu, kembali menjadi sorotan. Lubang yang berada di persimpangan itu dinilai sangat membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua yang melintas setiap hari.

Pantauan di lokasi pada Selasa (2/6/2026), lubang tersebut tampak cukup besar dengan lebar sekitar 80 sentimeter dan kedalaman mencapai kurang lebih 30 sentimeter dan telah ditandai cat semprot. Kondisi ini bukan sekadar mengganggu kenyamanan berkendara, melainkan berpotensi memicu kecelakaan serius apabila tidak segera ditangani.

Warga sekitar, Rusman (46), mengaku sudah beberapa kali menyaksikan langsung pengendara yang nyaris terjatuh akibat kondisi jalan rusak tersebut. Menurutnya, situasi menjadi jauh lebih berbahaya pada malam hari ketika pencahayaan terbatas dan lubang sulit terlihat.

“Sabtu malam sekitar pukul 23.00, ada pengendara perempuan yang terjatuh. Untung tidak sampai luka parah, tapi ini jelas sangat berbahaya,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Rusaknya akses jalan di titik yang tergolong padat lalu lintas ini menimbulkan pertanyaan mengenai kecepatan respons penanganan infrastruktur. Pasalnya, kerusakan yang berada di jalur strategis seharusnya menjadi prioritas agar tidak terus memakan korban.

Terpisah, Kepala UPTD Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kota Samarinda, Hendra Gunawan, menjelaskan bahwa ruas jalan tersebut berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

“Sudah kami laporkan ke pihak provinsi, mengingat ruas Jalan Juanda hingga Suryanata merupakan kewenangan provinsi,” jelasnya.

Meski demikian, masyarakat berharap koordinasi lintas kewenangan tidak menjadi alasan berlarutnya penanganan. Sebab bagi pengguna jalan, yang paling utama bukan soal siapa yang bertanggung jawab, melainkan seberapa cepat persoalan ini dituntaskan sebelum kembali menimbulkan korban di jalan raya. (Sam/Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *