KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan komitmennya dalam memberikan layanan kesehatan gratis bagi seluruh warganya. Program Universal Health Coverage (UHC) yang dijalankan bahkan mencatat capaian lebih dari 100 persen kepesertaan BPJS Kesehatan yang ditanggung daerah.
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono menjelaskan, lonjakan jumlah penduduk menjadi salah satu faktor yang membuat angka kepesertaan terlihat lebih tinggi. Namun hal itu tidak mengurangi komitmen pemerintah dalam memastikan setiap warga tetap terjamin akses layanan kesehatan.
“Kalau sebelumnya penduduk kita tercatat sekitar 800 ribu, sekarang sudah lebih banyak. Artinya, meski data terus bergerak, seluruh warga Kukar sudah tercakup dalam BPJS Kesehatan yang dibayarkan oleh daerah,” ujar Sunggono, Kamis (22/5/2025).
Ia menegaskan, layanan kesehatan gratis di Kukar masih bisa diakses masyarakat cukup dengan menunjukkan KTP. Menurutnya, program ini sejalan dengan arahan Bupati Kukar yang ingin memastikan seluruh masyarakat mendapat pelayanan kesehatan yang layak tanpa terkendala biaya.
“Alhamdulillah ini sudah berjalan. Tetapi memang ada regulasi baru yang saat ini masih dibahas dengan pihak terkait. Mudah-mudahan amanat bapak bupati bisa segera dilaksanakan penuh,” sambungnya.
Meski diakui masih ada beberapa isu teknis di lapangan, Pemkab Kukar memastikan koordinasi terus dilakukan agar tidak mengurangi hak warga atas layanan kesehatan. Transparansi dan penyampaian informasi yang jelas juga dinilai penting, agar masyarakat memahami apa saja yang menjadi hak mereka dalam program ini.
“Harapan kami, warga tetap merasa terlindungi. Dengan komunikasi yang baik, kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan gratis ini bisa terus terjaga,” tegas Sunggono. (Asu/ADV Diskominfo Kukar)



