SAMARINDA – Suasana sebuah penginapan di Jalan Wijaya Kusuma III, Kecamatan Samarinda Ulu, mendadak gempar. Seorang pria ditemukan tak bernyawa di dalam kamar bernomor 02 pada Kamis pagi (1/1/2025). Korban ditemukan tergeletak tepat di depan kamar mandi, tanpa tanda-tanda kehidupan.
Kamar tersebut diketahui disewa oleh FS (35), warga yang berdomisili di kecamatan yang sama dengan lokasi kejadian. Ironisnya, kamar penginapan itu tidak hanya ditempati FS seorang diri. Ia mengaku tinggal bersama istri dan anaknya, sehingga total ada empat orang di dalam kamar sebelum peristiwa maut itu terjadi.
Fakta lain yang terungkap justru lebih mengejutkan. Berdasarkan informasi yang dihimpun Saranarepublika.com di lapangan, pria yang meninggal dunia diduga merupakan tamu dari istri FS. Sang istri disebut membuka jasa pijat melalui aplikasi jejaring sosial Mechat.
“Saya tidur berempat di sini. Dia itu tamu istri saya. Istri saya pakai akun Mechat buka jasa pijat. Kejadiannya sekitar jam empat pagi,” ujar FS kepada petugas.
Tak lama setelah penemuan jasad, aparat kepolisian dari Polsek Samarinda Ulu bersama Tim Inafis Polresta Samarinda, PMI, serta relawan segera mendatangi lokasi kejadian. Proses identifikasi awal dilakukan di tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan kondisi korban serta mengumpulkan petunjuk awal.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab kematian korban. FS beserta keluarganya telah dibawa ke Mapolsek Samarinda Ulu untuk dimintai keterangan lebih lanjut guna kepentingan penyelidikan. (Sam/red)



