SAMARINDA – Bukan guru, bukan wali kelas. Tapi sosok berseragam loreng itu berdiri di depan puluhan pelajar SMAN 8 Samarinda, Kamis pagi (31/7/2025) kemarin, Pelda Yuniarso, Babinsa dari Koramil 0901-01/Samarinda Ulu, hadir membawa pesan penting: Cinta Tanah Air itu dimulai dari hati dan aksi sehari-hari.
Lewat kegiatan bertajuk “Pelajar Hebat: Wawasan Kebangsaan, Bela Negara, dan Peduli Lingkungan”, ia berbicara bukan dengan nada perintah, tapi dengan empati dan semangat. Ia menyapa siswa-siswi layaknya sahabat yang sedang mengingatkan.
“Negara ini milik kalian. Tugas kami menjaga sekarang, tapi kelak, tanggung jawab itu akan ada di pundak kalian,” ucap Yuniarso dengan suara tenang namun menggetarkan.
Ia berbagi cerita—tentang keberagaman Indonesia, tantangan yang dihadapi generasi muda, hingga pentingnya sikap saling menghargai. Ia juga mengingatkan agar para pelajar menjauhi paham radikalisme dan jangan mudah terprovokasi.
Yang menarik, siswa-siswi tak hanya duduk diam. Mereka bertanya, berdiskusi, dan tampak benar-benar terlibat. Beberapa terlihat terinspirasi. Seorang siswi bahkan berujar pelan usai sesi, “Baru kali ini saya dengar tentang bela negara yang bikin merinding.”
Bagi pihak sekolah, ini bukan sekadar kunjungan, melainkan momen membekas. “Anak-anak butuh contoh nyata. Dan hari ini, mereka melihatnya sendiri,” kata salah satu guru.
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa bela negara tidak harus dengan senjata—kadang cukup dengan peduli, toleransi, dan mencintai negeri dari ruang kelas. (Sam/red)



