Jalan Bergelombang Usai Proyek Drainase di Samarinda, Pengendara Roda Dua Bertumbangan

Pasca kejadian kecelakan yang dialami pengendara roda dua pada Senin, 1 Desember 2025 lalu. (Foto: Sam/Redaksi)

SAMARINDA — Upaya Pemerintah Kota Samarinda mengendalikan banjir melalui proyek pembangunan drainase kembali menyisakan persoalan. Setelah dikritik karena saluran tak mampu menampung debit air saat hujan deras, kini kondisi badan jalan yang ikut terdampak menambah daftar keluhan warga.

Sejumlah ruas yang sebelumnya mulus berubah menjadi bergelombang. Penurunan permukaan jalan antara 5 hingga 10 sentimeter membuat pengendara harus ekstra waspada. Apalagi gelombang jalan itu tidak selalu terlihat jelas, terutama pada malam hari.

Dalam catatan redaksi Saranarepublika.com selama sepekan terakhir, setidaknya empat pengendara roda dua mengalami kecelakaan tunggal. Lokasinya tersebar di Jalan Pangeran Suryanata, Jalan AW Shahranie, dan Jalan H Juanda, kawasan yang masuk Kecamatan Samarinda Ulu.

Dampak paling terasa terlihat di Jalan Pangeran Suryanata. Seorang pedagang yang berjualan tepat di depan lokasi jalan amblas mengaku hampir setiap hari menyaksikan pengendara terjatuh.

“Pokoknya persis di depan saya itu kejadiannya. Ini jalannya selisih 5–10 centimeter,” ujarnya singkat, meminta identitasnya tidak disebutkan.

Terkait keluhan itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) lanjutan pembangunan saluran drainase di Pangeran Suryanata, Khanif Priyo Utomo, memberikan penjelasan. Ia membenarkan adanya penurunan badan jalan di titik tersebut.

“Siap mas. Memang terjadi penurunan di lokasi itu. Rencana minggu ini kami melakukan survei untuk pemeliharaan, karena proyeknya juga masih dalam masa pemeliharaan selama enam bulan ke depan,” ujarnya melalui pesan WhatsApp. Senin 1 Desember 2025 lalu.

Warga berharap perbaikan dilakukan secepatnya agar tidak semakin banyak pengendara menjadi korban. Proyek pengendalian banjir penting, tetapi keselamatan di ruas jalan kota tak boleh diabaikan. (Sam/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *